Curious Kids: Apakah Paus Kentut Dan Bersin?

by -0 views

Apakah paus kentut dan bersin? – Guy, usia 8 tahun di Sydney, Australia

Saya sudah lama menanti pertanyaan semacam ini!

Saya banyak membahas ingus paus dalam penelitian saya (ya, paus memiliki ingus), dan saya sangat bersemangat untuk membahas hal ini juga.

Mari kita bahas dari ujung belakang: kentut Ya, ikan paus juga kentut, lho. Apakah kamu bisa membayangkan seberapa besar ukuran gelembung air dari kentut hewan terbesar di dunia, yaitu paus biru?

Saya sendiri belum pernah melihat langsung kejadian ini, tetapi saya mengenal beberapa ilmuwan beruntung yang pernah melihat paus bungkuk (humpback whale) kentut. Mereka menceritakan bahwa kentut paus terlihat seperti gelembung yang keluar dari bawah tubuhnya di dekat bagian ekor. Di situlah letak pantat ikan paus —- lubang sembur yang cukup bau.

Kemungkinan besar seekor paus bungkuk yang sedang kentut, dengan tambahan efek suara. Paus adalah mamalia, sama seperti kita. Ini berarti mereka menghirup udara, melahirkan, memberikan susu kepada anak-anak mereka, dan juga memiliki rambut, biasanya dalam bentuk kumis di sekitar mulut mereka. Mereka juga memiliki proses pencernaan yang membantu mereka memecah makanan.

Read more: Curious Kids: bagaimana cara kerja insang?

Berbeda dengan manusia, paus tidak mengunyah makanannya tetapi menelannya utuh. Paus balin atau paus ompong, misalnya, menggunakan struktur di dalam mulut mereka yang berbentuk seperti rambut panjang untuk memakan kril dan ikan. Makanan mereka kemudian dipecah lagi di empat ruang perut.

Saat tubuh mereka mencerna makanan ini (dengan bantuan asam lambung), paus menghasilkan gas, yang kemudian dilepaskan sebagai kentut dan akhirnya menjadi kotoran.

Bahkan, kotoran paus adalah salah satu kotoran yang paling keren di dunia hewan. Kotoran paus biru bisa berwarna oranye terang!

Kembali ke ujung depan: apakah paus bersin? Jawabannya singkatnya, tidak.

Tidak seperti kita, paus perlu berpikir supaya bisa bernapas. Ketika mereka ingin mengambil napas, mereka perlu berenang ke permukaan. Jika tidak, mereka bisa tenggelam.

Ini berarti paus juga tidur dengan cara yang berbeda dengan kita. Mereka dapat mengistirahatkan berbagai bagian otak mereka secara silih berganti, dan sesekali tidur sebentar sebelum naik ke permukaan untuk bernapas.

Dan berbeda juga dengan manusia, mereka tidak bisa bernapas melalui mulut dan harus menggunakan lubang sembur atau hidung untuk bernapas. Ini seperti memiliki snorkel bawaan di atas kepala mereka.

Read more: Curious Kids: Laut itu seberapa dalam?

Ini membuat mereka lebih mudah untuk berenang, bernapas, dan makan — semuanya pada saat yang bersamaan. Dan mereka tidak perlu mengkhawatirkan makanan masuk ke rongga yang salah karena saluran udara dan paru-paru mereka terpisah.

Kita bersin secara otomatis dan tanpa sadar jika ada sesuatu yang menggelitik hidung kita. Jika sesuatu tersangkut di hidung paus, mereka bisa membersihkannya dengan menghembuskan napas besar melalui lubang semburnya, seperti meniup hidung. Ini fungsinya mirip dengan saat kita bersin.

Seekor paus bungkuk di Antartika sedang menarik napas. Dr Vanessa Pirotta Tapi, jika ikan paus bisa bersin… Bersin itu akan sangat besar! Sebagai perbandingan, paru-paru manusia dewasa dapat menampung sekitar enam liter udara. Tapi paus bungkuk bisa menampung lebih dari 1.000 liter —- pasti banyak sekali gelembungnya!

Kamu sebenarnya bisa melihat semburan napas paus: bentuknya adalah campuran dari bakteri paru-paru, hormon, protein, dan lemak. Semburan itu juga disebut sebagai “mikrobiota paru-paru paus” – atau ingus paus – dan terlihat seperti tetesan air.

Sebagai ilmuwan, saya menggunakan drone untuk mengambil sampel ingus ikan paus supaya bisa mempelajari lebih lanjut tentang kondisi kesehatan hewan ini.

Kami menemukan bahwa para paus di Sydney bahkan tidak tahu kalau ingus mereka dikumpulkan melalui metode ini. Ini jauh lebih aman bagi paus maupun bagi kami sebagai peneliti karena kami tidak perlu berdekatan dengan para paus.

Pengumpulan ingus paus bungkuk melalui drone penelitian di Sydney. Nah, begitulah, kita telah membahas kedua ujung ikan paus. Mereka adalah makhluk luar biasa yang bisa mengeluarkan kentut yang dahsyat — terima kasih atas pertanyaannya!

Apakah kamu punya pertanyaan yang ingin ditanyakan ke ahli? Minta bantuan ke orang tua atau orang yang lebih dewasa untuk mengirim pertanyaanmu pada kami.

Ketika mengirimkan pertanyaan, pastikan kamu sudah memasukkan nama pendek, umur, dan kota tempat tinggal. Kamu bisa:

mengirimkan email ke redaksi@theconversation.com tweet ke kami @conversationIDN dengan tagar #curiouskids DM melalui Instagram @conversationIDN Rachel Noorajavi menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

Leave your vote

333 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *