Catat! Ini 10+ Resiko Bahayanya Tidak Melakukan Backup Website

by -0 views
catat!-ini-10+-resiko-bahayanya-tidak-melakukan-backup-website

Hai Exabytes friends!

Apakah kamu sudah membuat website untuk bisnis onlinemu? Setelah sukses membangun dan menjalankan sebuah website, jangan lupa untuk melakukan backup website secara berkala. Melakukan backup website adalah hal yang paling krusial karena bertujuan untuk mengamankan data-data di dalam websitemu.

Backup data adalah sebuah proses membuat salinan data di sistem yang kamu gunakan dan memulihkan file jika data tersebut hilang, terhapus, rusak, corrupt, atau terkena virus. Kamu juga dapat menggunakan salinan data untuk memulihkan salinan file lama yang terhapus dari sistem yang kamu gunakan. Jumlah data pada website yang dibuat dan disimpan terus bertambah, oleh sebab itu penting untuk memperhatikan backup data.

backup website
Backup Website (Sumber: Adobe Stock Photo)

Tentunya hal ini tidak dapat kamu abaikan, terutama bagi kamu yang memulai bisnis online dengan website. Bayangkan jika data-data yang terdapat pada website bisnis online milikmu hilang. Itu pasti sangat merugikan bisnis onlinemu.

Mari pahami resiko tidak backup data website, manfaat, cara melakukan backup website, serta layanan penyimpanan cloud website berikut ini!

Resiko Tidak Backup Website

Terdapat sejumlah risiko jika kamu tetap mengabaikan melakukan backup website. Kenali risiko tidak backup data website berikut ini:

Kehilangan Data Penting

Resiko tidak backup website yang pertama adalah kehilangan data penting. Data-data penting yang terdapat di website seperti data pelanggan bisa saja hilang jika tidak melakukan backup data website. Karena itu, penting sekali untuk membuat cadangan data agar tidak hilang sewaktu-waktu.

Penghapusan Tidak Sengaja

Ketika kuota hosting website sudah penuh, kamu perlu untuk menghapus file-file yang sudah tidak diperlukan. Jika kamu tidak melakukan backup website sebelumnya, lalu kamu tidak sengaja menghapus file yang penting, maka file tersebut akan hilang dan kamu tidak bisa mengembalikannya. Tetapi, jika kamu telah melakukan backup data sebelumnya, maka kamu bisa mengembalikannya dengan cara restore atau memulihkan file yang terhapus.

Pencurian Perangkat

Melakukan backup website adalah salah satu cara jitu untuk mengamankan file-file yang hilang karena serangan siber. Backup harus dilakukan secara rutin. Tingkatkan keamanan website pada folder yang digunakan sehingga pencuri tidak dapat membaca data saat terjadi pencurian perangkat.

Malware/Virus

Malware merupakan semua jenis perangkat lunak yang dirancang untuk merusak dan mengeksploitasi bagian lain dari software dan hardware. Malware adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan virus, ransomware, spyware, dan semua jenis kode atau perangkat lunak lainnya yang dirancang dengan maksud jahat.

Malware
Malware adalah salah satu ancaman atau serangan siber (Sumber: Adobe Stock Photo)

Malware dapat memecahkan kata sandi yang lemah, masuk ke dalam sistem, dan menyebar melalui jaringan. Bentuk malware seperti ransomware dapat menginfeksi cloud storage (penyimpanan data berbasis online). Penyerang ransomware akan menggagalkan strategi penyimpanan cadangan pada local backup, cloud storage, dan system restore

Peretasan

Bahaya tidak backup website yang akan dialami adalah hacking. Hacking atau peretasan data sering dialami yang disebabkan oleh serangan siber (cyber threat) atau dari hacker. Hacking ini mengancam keselamatan data-data untuk disalahgunakan oleh oknum pelaku kejahatan.

Denda dan Penalti

Jika kamu membangun sebuah bisnis online, tentu kamu memiliki kewajiban untuk melindungi data-data dan privasi pelanggan. Jika kamu mengabaikan pentingnya mengamankan data-data, kamu akan terancam terkenal denda dan penalti.

Merusak Citra/Reputasi

Kehilangan data-data akibat tidak melakukan backup juga mengancam merusak citra atau reputasi bisnis atau perusahaan. Hal ini berkaitan dengan hilangnya kepercayaan para pelanggan yang menggunakan jasa bisnismu. Jika reputasi telah tercoreng, akan sulit lagi membangun kepercayaan dengan pelanggan. Dan hal ini membuatmu kehilangan pelanggan setiamu.

Gugatan Hukum

Ada hukum yang mengatur penyebaran data-data pribadi. Jika data-data para pelanggan tersebar akibat serangan siber dan disalahgunakan, maka pemilik bisnis bisa terkena gugatan hukum.

Kehilangan Produktivitas

Tentu saja ini mengancam produktivitas. Jika kamu kehilangan data-data penting karena mengabaikan pentingnya backup data website, maka produktivitas bisnismu otomatis akan ikut berhenti.

Kredibilitas Yang Menurun Bahkan Hilang

Mungkin ketika bisnismu kehilangan citra yang baik, ini juga dapat membuatmu kehilangan mitra bisnis. Hal ini karena menyangkut kepercayaan orang lain terhadap tanggung jawabmu. Karena itu, kredibilitas atau kepercayaan pun akan menurun bahkan hilang.

Banyak resiko tidak melakukan backup website antara lain kehilangan kemitraan dan kehilangan pendapatan
Banyak resiko tidak melakukan backup website antara lain kehilangan kemitraan dan kehilangan pendapatan (Sumber: Adobe Stock Photo)

Penurunan Pendapatan

Jika produktivitas menjadi berhenti oleh karena kehilangan data-data penting, maka hal ini juga menyebabkan kerugian pada bisnismu khususnya dari segi pendapatan. Pendapatan pun akan mengalami penurunan bahkan hal terburuk adalah bangkrut.

Manfaat Melakukan Backup Website

Setelah mengenal resiko mengabaikan backup website, kamu juga harus mempelajari manfaat melakukan backup website berikut ini!

Kemudahan dalam mengambil file

Salah satu keuntungan melakukan backup website adalah hal ini memudahkan kamu dalam mengambil file dan informasi. Jika kamu menggunakan sistem penyimpanan cloud, kamu juga dapat mengakses data dari lokasi mana pun.

Melindungi data

Ketika komputer mengalami kerusakan karena pemadaman listrik atau bencana alam, hal ini berpotensi menghancurkan hard drive komputer kamu. Begitu kamu melakukan backup secara rutin, hal ini dapat mencegah kamu dari kehilangan dan kerusakan data.

Perlindungan anti-virus

Serangan malware berupa virus akan menyebabkan malapetaka di komputer kamu. Jumlah dan kerusakan yang diakibatkan oleh virus yang bertambah banyak bisa menghancurkan dokumen dan file milikmu secara permanen hanya dalam waktu beberapa jam saja. Melakukan pencadangan rutin file akan mencegah serangan virus seperti ini.

Recovery Jika Operating System (OS) gagal

Sebagian besar kerusakan komputer disebabkan oleh kegagalan OS (Operating System) dan ada beberapa alasan yang membuat OS macet. Membuat cadangan file dan informasi dibutuhkan jika terjadi kerusakan OS.

Cara Backup Data Website

Nah, pastinya kamu tidak ingin sejumlah resiko tadi kamu alami. Setelah kamu mempelajari manfaat backup data di atas, memberi perhatian lebih akan pentingnya mengamankan dan mencadangkan data tentu menjadi prioritas utama. Lalu, bagaimana cara backup website? Di bawah ini ada beberapa metode dan cara mengamankan dan mencadangkan data, di antaranya:

Metode 3-2-1

Dalam metode 3-2-1 kamu perlu memiliki 3 salinan data, 2 salinan cadangan (disk dan tape), dan satu salinan off-site untuk disaster discovery.

Metode 3-2-2

Dalam metode 3-2-2 artinya kamu perlu memiliki 3 salinan data, 2 salinan cadangan di device yang berbeda, dan dua copy off-site

Langkah melakukan backup data melalui cPanel:

  1. Login ke akun cPanel website milikmu
  2. Pilih menu Files, lalu klik Backup Wizard
  3. Pilih option Full Backup
  4. Setelah itu klik Generate Backup

Layanan Penyimpanan Cloud

Ketika kamu sudah aware akan pentingnya menyimpan cadangan file, berikut ini ada rekomendasi layanan-layanan penyimpanan cloud yang mungkin bisa kamu gunakan. Simak yuk!

OneDrive

Layanan ini dimiliki oleh perusahaan Microsoft. Mereka memperbarui layanan SkyDrive dengan berbagai fitur. OneDrive memberikan layanan penyimpanan cloud sebesar 7 GB hingga 15 GB untuk pengguna layanannya.

Dropbox

Dropbox dikenal sebagai layanan cloud terbaik di dunia. Kamu dapat menyimpan semua file milikmu dan berbagi file bersama orang lain dengan layanan cloud ini. Penyimpanan yang mereka sediakan sebesar 16 GB gratis untuk para pengguna layanannya. Simak artikel berikut untuk lebih mengenal apa itu Dropbox.

Google Drive

Layanan cloud storage ini dimiliki oleh Google. Google Drive menyediakan penyimpanan sebesar 15 GB gratis untuk para pemakai layanannya. Kamu dapat menggunakan layanan cloud ini untuk menyimpan file dan juga berbagi file bersama orang lain.

iCloud

Layanan cloud ini adalah milik perusahaan Apple. Tentunya yang bisa menggunakan layanan cloud ini adalah pengguna iOS. Kamu dapat menyimpan file berbentuk foto dan video dengan aman dengan layanan cloud ini. iCloud menyediakan penyimpanan cloud sebesar 50 GB secara gratis.

Selain layanan cloud di atas,

Kesimpulan

Melakukan backup data website adalah salah satu solusi jitu untuk melindungi website dari ancaman bahaya, salah satunya seperti serangan siber. 

Sebagai pemilik website, kamu harus menyadari pentingnya menyimpan dan 

mencadangkan file. Terutama jika kamu adalah pengguna website sebagai layanan bisnis. Jangan sampai file-file yang penting berisikan data pribadi pelanggan itu hilang atau rusak oleh karena serangan peretas atau terkena virus. Tidak hanya merugikan bisnismu, tapi juga orang-orang lain yang datanya tersebar dan disalahgunakan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab.

Kabar baiknya, kamu bisa mencegah kerusakan dan kehilangan file-file dengan menggunakan layanan cloud. Kamu juga bisa menggunakan layanan Dropbox Exabytes yang dilindungi oleh Secure Sockets Layer (SSL) / Transport Layer Security (TLS) untuk melindungi data-datamu. Jika kamu ingin mempelajari lebih lanjut mengenai apa itu DropBox, kamu juga dapat membaca artikel berjudul, “Apa Itu Dropbox dan Kenapa Harus Menggunakannya?” di blog Exabytes.

Khusus untuk pengguna VPS Exabytes, Exabytes menyediakan layanan penyimpanan cloud yaitu R1SoftBackup for VPS dapat membuat cadangan website. Penyimpanan cloud ini berkapasitas besar yang dikhususkan untuk backup website. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi langsung tim Sales Exabytes di WhatsApp Official kami.

Semoga artikel ini membantumu memahami pentingnya melakukan backup data website. Jangan sampai nggak backup website ya.

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *