Cara Menghadapi Pasangan yang Mudah Marah

by -15 views
cara-menghadapi-pasangan-yang-mudah-marah

Setiap orang tentunya menginginkan pasangan dengan karakter yang lemah lembut. Sekalipun merasa cocok dengan latar belakang, pemikiran, maupun gaya bercanda pasangan, bisa saja ‘tersimpan’ sifat yang kurang menyenangkan di dalam dirinya. Salah satunya adalah sifat mudah marah.

Ketahuilah, ada cara khusus untuk menghadapi pasangan mudah marah. Seringkali, seseorang yang mudah marah berawal dari sifat sensitif. Maka, cara menghadapinya tentu juga berbeda. Berikut adalah beberapa tips menghadapi pasangan pemarah.

1. Validasi emosinya

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan adalah memvalidasi emosi. Validasi emosi adalah cara untuk menunjukkan bahwa Anda berempati dan mengerti perasaan yang dialami oleh pasangan.

Validasi emosi pasangan Anda dengan memberikan kalimat seperti “Kamu merasa marah sekali, ya, dengan kejadian tadi?” atau “Aku tahu kamu marah, rasanya pasti tidak menyenangkan mengalami hal itu.” 

Dengan memberikan kalimat ini sebagai pembuka, pasangan akan merasa terkoneksi dan merasa aman untuk berbagi cerita tentang perasaannya.

Artikel Lainnya: Ini 8 Tips Menghadapi Suami Temperamental

2. Beri Waktu untuk Mengekspresikan Emosi

Berikan pasangan Anda waktu mengeluarkan amarahnya. Sebab, semua emosi itu baik dan harus diakui, termasuk marah.

Hanya saja, cara mengekspresikan emosi harus ada batasnya. Jangan sampai luapan emosi sampai menyakiti diri sendiri, orang lain, maupun lingkungan. Bila pasangan ingin berdiam diri terlebih dahulu ketika marah, maka berikanlah kesempatan tersebut. 

Jangan terburu-buru mengalihkan dengan kalimat seperti “jangan marah, yuk senyum lagi”. Ini justru membuat Anda terlihat tidak peka dan tidak peduli dengan perasaannya. Emosi yang tidak dikeluarkan justru dapat menumpuk dan meledak suatu hari nanti. 

3. Berikan Pendapat Anda

Cara menghadapi pasangan yang mudah marah berikutnya adalah dengan memberikan pandangan dan pendapat Anda terhadap dirinya. Anda bisa menawarkan solusi atau jalan keluar yang mungkin dibutuhkan pasangan.

Namun,  langkah ini baru bisa dilakukan setelah pasangan Anda telah meluapkan emosinya dan sudah merasa tenang. Ketika suasana sudah mulai membaik, maka berikanlah pendapat Anda.

Artikel Lainnya: Hindari 6 Hal Ini Saat Hadapi Pasangan yang PMS

4. Cari Tahu Penyebabnya 

Jika pasangan sering marah, coba cari tahu apa penyebabnya. Ada dua faktor yang bisa membuat seseorang mudah marah, yakni faktor eksternal dan internal. 

Faktor eksternal bisa meliputi pekerjaan, kehidupan sosial, dan kondisi keluarga. Sedangkan faktor internal bisa meliputi perubahan hormon atau kondisi fisik yang sedang tidak prima.

Jika sudah tahu apa penyebabnya, coba tawarkan bantuan kepada pasangan. Katakan bahwa masalah yang ia hadapi bisa diselesaikan bersama-sama. Kalimat-kalimat yang menenangkan seperti itu bisa membuat pasangan menjadi lebih relaks dan tenang sehingga tingkat emosi juga akan menurun. 

5. Ajak Berdiskusi

Jika pasangan terlalu sering marah, mungkin Anda bisa mengajaknya berdiskusi. Tanyakan mengenai hal-hal yang menyulut emosinya. Komunikasi sejelas mungkin dan saling mengerti adalah solusinya. 

Sebelum mengajak diskusi, pastikan emosi pasangan sedang stabil. Hal ini bertujuan untuk mencegah pasangan kembali marah atau merasa tersinggung dengan topik yang hendak Anda bahas. 

Artikel Lainnya: Tak Asal Ngamuk, Lampiaskan Amarah dengan Cara Ini

6. Minta Bantuan Pihak Ketiga

Jika sudah berdiskusi namun solusinya masih belum ada, jangan sungkan untuk meminta bantuan dari orang ketiga. Mintalah bantuan dari konselor atau psikolog untuk membantu permasalahan yang Anda berdua hadapi.

Apabila cukup terbuka untuk bercerita kepada orangtua atau anggota keluarga lainnya, Anda bisa meminta bantuan pada mereka. Ceritakan dengan kepala dingin dan minta pendapat mereka mengenai kondisi yang Anda alami.

7. Berikan Pengaruh yang Baik

Ketimbang mengatur, cobalah untuk memberikan pengaruh baik kepada pasangan. Meski sulit, tapi cara ini bisa membawa ‘angin’ positif di antara hubungan Anda berdua.

Ajak pasangan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik dengan memberikan contoh. Misalnya, bersikaplah lebih dewasa dalam menanggapi suatu masalah, lebih mau menerima kritikan dari orang lain, dan lain sebagainya.

Ketika pasangan melihat sikap ini dari Anda, secara tidak langsung ia akan terpengaruh dan berubah menjadi pribadi yang lebih positif juga.

Demikianlah cara menghadapi pasangan yang mudah marah. Memang tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun Anda mesti percaya bahwa tidak ada usaha yang mengkhianati hasil. 

Cara menghadapi pasangan yang mudah marah di atas juga harus dilakukan konsisten agar memberikan perbaikan yang diharapkan. Apabila ingin tahu tips asmara lainnya, baca terus artikel di aplikasi Klikdokter atau konsultasikan dengan psikolog melalui fitur Live Chat

(OVI-JKT)

Silakan Klik “Tanya Dokter” Untuk Mengajukan Pertanyaan Anda

Tanya Dokter

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *