Bunda Tidak Perlu Berteriak, Lakukanlah 7 Tips Ini Agar Anak Memperhatikan Perkataan Bunda

by -2 views
bunda-tidak-perlu-berteriak,-lakukanlah-7-tips-ini-agar-anak-memperhatikan-perkataan-bunda

Bagaimana cara mendidik atau mendapatkan perhatian anak tanpa berteriak? Berikut adalah tips-tips yang dikutip dari Beauty in the Mess.

1. Utamakan tindakan daripada teriakan

Misal anak lari-lari dan kita khawatir kalau nanti jatuh, alih-alih berteriak sambil berkata “jangan lari-lari” dengan nada tinggi, cobalah pegang dia dan sentuh dengan lembut agar dia berhenti kemudian baru dinasehati agar tidak lari-lari lagi.

2. Fokus kepada apa yg anak-anak ingin lakukan

Melarang mereka bermain saat sedang asik-asiknya tidak akan digubris sama sekali. Ini terutama berlaku pada anak kecil. Ketika Anda mengatakan “jangan main di panasan”, gambaran di kepala mereka justru main di tempat yang panas. Jika Anda mengatakan “mainnya di bawah pohon aja ya”, gambaran di kepala mereka menjadi main di bawah pohon yang rindang.

3. Puji, pujian, pujian!

Sedikit pujian akan sangat berarti. Ketika melihat bahwa anak-anak berbuat salah, pujilah dia meskipun itu terlalu mengada-ada. Misal, jika anak berteriak dengan keras dan sedikit membentak, katakan padanya “Wow adek teriakannya kenceng banget, besok gedhe pengin jadi pemimpin upacara ya!, tapi kalau sama orang tua teriak gitu kayaknya gak sopan deh…”.

4. Tetapkan batasan, dan pastikan mereka paham

Jika Anda mengizinkan anak main gadget selama 30 menit, atur timer selama 30 menit dan bicarakan itu dengan anak-anak, pahamkan dia kalau timer sudah berbunyi berarti waktu bermain telah habis.

5. Hukuman dan hadiah

Buatlah peraturan sederhana untuk anak di dalam rumah, bikin bagan atau grafik. Terangkan pada mereka aturan-aturan tersebut. Pahamkan mereka, kalau tidak ada pelanggaran dalam sehari atau seminggu, anak-anak akan mendapatkan hadiah. Tapi kalau ada pelanggaran, akan dihukum. Hukumannyapun harus mendidik, bukan hukuman seperti orang dewasa, misal mereka akan membantu ibu mengepel lantai ruang tamu atau yang lainnya.

6. Letakkan ponselmu

Seriusss… Taruh ponselmu, saat ayah sibuk dengan laptopnya untuk ngecek email, dan ibu asik dengan facebook di smartphonenya, anak merasa seolah-olah tidak diperhatikan. Kalau sudah seperti ini, biasanya anak-anak mencari perhatian dengan hal-hal yang menjengkelkan, tak jarang juga membuat orang tua sedikit emosi.

7. Menawarkan pilihan daripada pertanyaan

Satu tip terakhir, menawarkan opsi daripada mengajukan pertanyaan. Katakan “Adek suka tempe apa tahu?”. Memberikan opsi yang Anda sukai adalah cara terbaik untuk berkompromi sambil tetap mendapatkan respons sesuai yang Anda inginkan.

Leave your vote

631 Points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *