Bolehkah Melaksanakan Shalat Sunnah Ba’diyah Isya Setelah Shalat Tarawih dan Witir? | Bincang Syariah

by -1 views
bolehkah-melaksanakan-shalat-sunnah-ba’diyah-isya-setelah-shalat-tarawih-dan-witir?-|-bincang-syariah

BincangSyariah.Com– Di antara perkara yang ditanyakan oleh sebagian masyarakat adalah mengenai hukum melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Isya setelah shalat tarawih dan witir. (Baca juga: Hukum Melaksanakan Shalat Sunnah Ba’diyah Isya di Sela-sela Shalat Tarawih)

Misalnya seseorang terlambat datang ke masjid dan sudah mendapati imam sudah melaksanakan shalat tarawih, lalu dia melaksanakan shalat Isya dan langsung melaksanakan shalat tarawih bersama imam sehingga tidak sempat shalat ba’diyah Isyak. Apakah setelah tarawih dan witir dia boleh melaksanakan shalat ba’diyah Isyak?

Menurut para ulama, melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Isya setelah shalat tarawih dan witir hukumnya adalah boleh. Ini karena waktu shalat sunah ba’diyah Isya berakhir dengan berakhirnya waktu Isya.

Sehingga jika seseorang tidak sempat melaksanakan shalat sunah ba’diyah Isya persis setelah shalat Isya, maka dia boleh melakukannya di akhir waktu shalat Isya, meskipun telah didahului dengan shalat tarawih, witir, dan aktifitas lainnya. 

Hanya saja meski boleh melaksanakan shalat sunnah ba’diyah Isya setelah shalat tarawih dan witir, namun yang lebih utama adalah melakukannya persis setelah shalat Isya dan sebelum melaksanakan shalat tarawih dan witir. Mengerjakan shalat sunah ba’diyah Isya persis setelah Isya lebih utama dibanding jika dipisah dengan shalat tarawih dan witir.

Ini sebagaimana disebutkan oleh Imam Al-Bahuti dalam kitab Kasyaf Al-Qana’ berikut;

)ووقتها( أي التراويح (بعد) صلاة (العشاء و) بعد (سنتها) قال المجد في شرحه:؛ لأن سنة العشاء يكره تأخيرها عن وقت العشاء المختار فكان إتباعها لها أولى (قبل الوتر إلى طلوع الفجر الثاني) وإن صلى التراويح بعد العشاء وقبل سنتها صح جزما ولكن الأفضل فعلها بعد السنة على المنصوص

Waktu shalat tarawih adalah setelah shalat Isya dan setelah shalat sunnah ba’diyah Isyak. Majduddin dalam syarahnya mengatakan; Karena shalat sunnah ba’diyah Isya makruh diakhirkan dari waktu shalat Isya yang terpilih sehingga mengerjakannya persis setelah shalat Isya adalah lebih utama, (sebelum melaksanakan shalat witir sampai terbit fajar). 

Namun jika ada orang yang shalat tarawih persis setelah shalat Isya dan sebelum melaksanakan shalat sunnah ba’diyah, maka shalatnya sah. Hanya saja, yang lebih utama dikerjakan shalat tarawih setelah shalat sunnah ba’diyah, berdasarkan keterangan yang telah ditetapkan. 

Dengan demikian, berdasarkan keterangan di atas, maka boleh dan sah melaksanakan shalat ba’diyah Isya setelah shalat tarawih dan witir. Namun yang lebih utama adalah mengerjakannya persis setelah shalat Isya dan sebelum shalat tarawih dan witir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.