Biaya Google Ads: Trik Jitu Mengelola & Mendapat ROI Tinggi

by -2 views
biaya-google-ads:-trik-jitu-mengelola-&-mendapat-roi-tinggi

Untuk memaksimalkan keberadaan bisnis online, pemilik bisnis bisa melakukan Search Engine Optimization (SEO). Tetapi, tidak sedikit dari mereka yang juga memanfaatkan paid search. Jika kamu ingin cara cepat agar website muncul di hasil pencarian, kamu bisa menggunakan paid search dengan terlebih dahulu mengetahui biaya Google Ads dan tips mengelola biaya Google Ads.

Meskipun harus mengeluarkan sejumlah uang untuk kebutuhan iklan, namun kamu bisa memaksimalkan pengeluaran tersebut dengan mencari jasa iklan Google Ads yang tepat. Tapi, apa sih paid search itu? Paid search adalah salah satu marketing channel yang digunakan oleh berbagai jenis dan ukuran bisnis.

Channel satu ini memiliki skalabilitas yang tinggi dan penargetan yang kuat. Sekarang, kamu bisa menggunakan Google Ads tanpa repot karena ada jasa Google Ads murah. Untuk bisa mengelola biaya ads satu ini, kamu bisa mencari tahu informasinya melalui artikel ini.

Sekilas Tentang Google Ads

Google ads untuk mengiklankan bisnis
Google Ads menjadi pilihan tepat bagi bisnis untuk mengiklankan produk atau jasa melalui Google. (Sumber: pixabay – launchpresso)

Istilah Google Ads tentunya berbeda dengan Google Adsense meskipun sama-sama produk dari Google. Google AdSense memungkinkan individu atau bisnis untuk mendapatkan uang melalui iklan yang tersemat dalam platform mereka. Ini bisa menjadi cara mendapatkan uang dari Google yang patut kamu coba untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Sementara Google Ads memungkinkan bisnis untuk mengiklankan produk atau layanan mereka di layanan produk dari Google. Ya, ini adalah kebalikan dari Google AdSense karena di sini kamu harus menghabiskan uang untuk keperluan periklanan. Tapi jangan salah karena uang tersebut akan menjadi investasi dengan ROI atau Return on Investment yang tinggi. 

Semakin sering ads atau iklan kamu muncul di mesin pencari Google, semakin besar potensi untuk dilihat oleh pengguna internet. Jika mereka mengklik iklan tersebut, mereka akan diarahkan ke website atau landing page website kamu. Dengan demikian, mereka akan tahu apa yang bisnis kamu lakukan dan tawarkan.

Apabila produk atau layanan pada website kamu sesuai dengan kebutuhan pengunjung website, mereka tidak akan ragu untuk membeli produk atau memilih layanan tersebut. Di sinilah Google Ads berperan penting dalam peningkatan penjualan sebuah bisnis.

Apa itu Google Ads? Google Ads adalah platform iklan yang disediakan oleh Google di mana penggunanya bisa mengatur iklan dari website bisnis mereka. Saat menggunakannya, kamu bisa mengatur tempat iklan, lokasi target pasar, bahasa, dan lainnya.

Kemudian Google akan menampilkan iklan yang kamu buat sesuai target dan tujuan. Pengguna internet yang melakukan penelusuran menggunakan keyword yang berhubungan dengan keyword yang kamu pilih akan bisa dengan mudah melihat dan mengklik iklan Google Ads tersebut.

Tidak punya banyak waktu untuk mengurus kebutuhan ads namun bisnis kamu sangat membutuhkannya? Untungnya kamu bisa memilih satu dari sekian banyak perusahaan yang menawarkan layanan Google Ads Indonesia sehingga kamu akan memiliki partner yang membantu mengaturnya.

Keuntungan Menggunakan Google Ads

Berbagai kelebihan Google Ads
Google Ads memberikan hasil yang cepat dan bisa memberikan Return on Investment yang tinggi. (Sumber: flickr – Hanh Nguyen)

Saat hendak menginvestasikan sejumlah uang untuk kebutuhan iklan sebuah produk atau jasa, pemilik bisnis akan terlebih dahulu memperhitungkan berapa banyak yang bisa mereka dapatkan. Selain itu, mereka juga akan mempertimbangkan apakah keputusan akan memberikan banyak keuntungan.

Jika masih ragu untuk menggunakan Google Ads sedangkan para kompetitor di luar sana sudah lebih dulu memanfaatkanya, coba pertimbangkan beberapa keuntungan yang bisa bisnis kamu dapatkan saat menggunakan layanan iklan online ini, termasuk:

Adwords Bekerja Lebih Cepat Dari SEO

Meski Search Engine Optimization atau SEO penting untuk website, tetapi kamu juga harus menyadari bahwa hasilnya tidak akan bisa kamu dapatkan dalam satu malam. Optimasi website membutuhkan waktu sedangkan bisnis kamu harus segera memberikan hasil.

Baik SEO maupun Google Ads merupakan strategi untuk mendapatkan traffic dan leads tetapi Google Ads akan bekerja lebih cepat. 

Meningkatkan Brand Awareness

Selain meningkatkan traffic, klik, dan konversi, Google Ads juga merupakan cara efisien untuk mengenalkan brand kamu pada orang-orang. Bahkan dalam SEO, ranking juga berdasarkan pada berapa banyak pencarian nama brand kamu di mesin telusur.

Mendapatkan ROI yang Tinggi

ROI adalah ukuran kinerja yang digunakan untuk melakukan evaluasi efisiensi profitabilitas investasi dan membandingkan efisiensi dari beberapa pilihan investasi yang berbeda. Dengan Google Ads, kamu bisa menganalisis efisiensi investasi yang menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi.

Kamu hanya perlu membayar iklan yang orang klik sehingga ini lebih efektif dan efisien. Ya, kamu tidak perlu menghamburkan uang untuk iklan yang belum tentu dilirik oleh orang yang tertarik.

Tips Mengelola Google Ads untuk Mendapatkan ROI Tinggi

tips mengelola biaya google ads
8 Tips mengelola Google Ads agar hasil ROI lebih maksimal (Sumber: data pribadi)

Sebagai pemilik bisnis yang baru mencoba peruntungan di dunia digital, kamu harus berkompetisi dengan pesaing bisnis dalam merebut hati target audiens dan calon pembeli. Jadi tidak ada salahnya untuk mempelajari ads di berbagai platform sosial media termasuk Facebook

Karena Facebook Ads berbeda dengan Google Ads, cari tahu selengkapnya di artikel tentang Facebook Ads vs Google Ads ini.

Salah satu alasan kenapa individu atau bisnis rela menghabiskan uang untuk iklan adalah harapan untuk mendapatkan ROI termasuk peningkatan sales dan pendapatan. Kamu bisa mulai mencari tahu cara mendapat ROAS Google Ads tinggi.  Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan saat mengelola Google Ads agar mendapatkan ROI yang tinggi, yaitu:

Optimasi Website

Melakukan optimasi website adalah langkah awal dalam penggunaan Google Ads. Kamu tentu tidak akan mengirimkan mobile traffic pada website dengan mobile experience yang buruk, bukan?

Jika memaksakan hal tersebut, kamu hanya akan menghamburkan uang untuk setiap klik dari ads. Hampir semua pengguna seluler akan meninggalkan website yang tidak mobile-friendly. Tanpa disadari, hal ini justru akan membuang setengah dari jumlah traffic dari hasil klik iklan.

Harga Google Ads yang harus kamu bayarkan dihitung dari klik meskipun pada akhirnya pengguna internet meninggalkan website kamu. Jangan sampai kamu terlalu bersemangat untuk memaksimalkan pencarian berbayar dan melupakan pentingnya optimasi website.

Targetkan Pelanggan Berdasarkan Level Penghasilan

Agar kamu tahu apa yang harus Pay Per Click (PPC) lakukan adalah dengan memahami siapa saja yang bisa membeli produk atau layanan yang kamu tawarkan. Oleh karena itu, kamu harus menargetkannya dengan betul dan bisa kamu lakukan berdasarkan level penghasilan.

Coba Gunakan Negative Keyword

Saat menggunakan jasa Google Ads, kamu bisa meminta penyedia layanan untuk menambahkan negative keyword, yaitu istilah pencarian yang bisa kamu tambahkan pada campaign iklan. Keyword tersebut akan membantu menyaring traffic yang tidak relevan.

Dengan menambahkan negative keywords, Google tidak akan menampilkan iklan kamu saat orang-orang menggunakan keyword tersebut. Jadi, Google hanya akan menampilkan iklan untuk pencarian yang sesuai dengan target saja.

Optimasi Google Ads Melalui Bids, Bukan Budget

Mengganti anggaran untuk PPC atau pay per click yang tidak efektif mungkin terlihat seperti cara untuk mendapatkan konversi yang lebih. Ternyata, justru mengganti bids jauh lebih efektif dibandingkan cara sebelumnya.

Strategi yang berdasarkan pada target seperti ROAS (Return-on-ads-spend) menggunakan bid otomatis yang bisa mengontrol pengeluaran ads dengan menyesuaikan ads berdasarkan kebutuhan.

Gunakan Long-tail Keyword

Long-tail keyword dalam Google Ads
Penggunaan long-tail keyword bisa menjadi cara mengelola campaign iklan dari bisnis kamu. (Sumber: flickr – Rick B)

Penggunaan long-tail keyword juga bisa menjadi tips yang bisa kamu coba untuk memaksimalkan ROI. Untuk memulainya, kamu bisa memilih keywords yang digunakan oleh pembeli untuk mencari jasa atau produk kamu.

Contohnya, jika bisnismu bergerak di bidang real estate, maka kamu bisa menargetkan beberapa keyword seperti pengembang real estate di Jakarta, perusahaan real estate di Jabodetabek, dan lainnya.

Fokuslah pada Pelanggan

Saat membuat ads campaign, kamu harus memperhatikan kebutuhan pelanggan. Dengan kata lain, kamu harus menargetkan audiens di jaringan Google display dan jangan menargetkan semua orang. Fokuslah hanya pada audiens karena mengetahui siapa audiens dan membuat ads sesuai kebutuhan mereka adalah kunci sukses dalam penggunaan Google Ads yang juga menjadi cara mendapat ROAS Google Ads tinggi.

Manfaatkan Google Ads Extension

Gunakan Google Ads extension
Gunakan Google Ads extensions untuk memaksimalkan ROI dari Google Ads. (Sumber: data pribadi)

Kamu bisa meningkatkan Return on Investment atau ROI dengan menggunakan ekstensi Google Ads. Sehingga iklan kamu akan ditampilkan dengan tambahan fitur yang membuatnya semakin menarik. Kamu bisa memilih beberapa opsi, termasuk:

  • Lokasi: Menampilkan alamat bisnis
  • Callouts: Berisi notifikasi untuk penawaran terbaru dari bisnis kamu
  • Tombol panggilan: Memungkinkan kamu untuk menambahkan tombol panggilan berupa kontak yang bisa dihubungi
  • Link website: Menambahkan landing page atau halaman website yang sesuai dengan iklan atau ads
  • Review: fitur yang akan menampilkan ulasan atau review dari pelanggan sebelumnya sebagai bukti bahwa bisnis kamu memang ada dan berkualitas

Pencarian Iklan yang Responsif

Memang tidak mudah menemukan formula yang tepat untuk mendapatkan ROI tinggi. Kamu akan menemukan trial dan error, jadi pastikan untuk melakukan uji coba iklan berbayar kamu terlebih dahulu.

Dengan pencarian iklan yang responsif, kamu bisa menambahkan banyak headline serta deskripsi pada masing-masing iklan yang akan ditampilkan oleh Google. Platform tersebut akan memeriksa kombinasi yang tepat secara otomatis.

Kemudian, lanjutkan dengan menganalisis hasilnya untuk bisa mendapatkan kombinasi yang optimal. Lakukan hal tersebut untuk mendapatkan ROI terbaik sesuai harapan dan tujuan kamu.

Kesimpulan

Sebelum memutuskan untuk memilih Google Ads, pahami bahwa biaya Google Ads itu bervariasi karena Google menggunakan sistem lelang. Kamu harus melakukan optimasi iklan agar Google lebih mengutamakan dalam menampilkan iklan kamu dibandingkan iklan para kompetitor. Di Indonesia, biaya klik biasanya mulai dari 800 rupiah pada search, 150 rupiah pada display, dan 30 rupiah per view video.

Tetapi kamu tidak perlu khawatir menghabiskan uang terlalu besar karena sebagai pengiklan kamu bisa mengontrol anggaran iklan serta maksimum biaya yang kamu akan bayarkan untuk setiap klik. Jika ingin lebih mudah, percayakan semua kebutuhan iklan pada penyedia jasa Google Ads seperti Exabytes.

Leave your vote

581 Points
Upvote Downvote

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *