Begini Tips Mendukung dan Atur Budget untuk Anak yang Doyan Game

by -1 views
begini-tips-mendukung-dan-atur-budget-untuk-anak-yang-doyan-game

Sebagai orangtua, apa yang dipikirkan pertama kali ketika melihat atau mengetahui anak tercinta seorang gamers? Pastinya ada orangtua yang merasa kesal, mau marah, takut anak ketergantungan main game jadi males belajar hingga nilai-nilai di sekolah jadi menurun. Akan tetapi, ada juga orangtua yang menyikapi dengan santai atau biasa saja.

Orangtua perlu tahu, anak yang memiliki hobi bermain game tidak selamanya akan menjadi buruk. Ada sisi baik atau hal positif yang bisa diambil dari seorang gamers.

Umumnya, seorang anak yang bermain game bukan hanya sebagai melepas penat setelah belajar saja, akan tetapi seorang anak akan menyusus strategi, perhitungan tepat dan lainnya yang menggunakan akal dan pikirannya agar game yang dimainkan bisa menang atau mencapai target.

Hal ini tentunya akan mengasah otak anak, sehingga pemikiran anak bisa menjadi lebih kritis atau ingin banyak tahu, cerdas, teliti dan sebagainya. Untuk itu, kamu sebagai orangtua jangan langsung memarahi anak, tapi juga perlu beri dukungan terhadap anak yang bermain game.

Dukungan ini tentunya berupa moral dan juga budget gamers sebab beberapa games khususnya online memperlukan sejumlah biaya untuk pembelian item game, diamond dan sebagainy.

Agar dukungan orangtua terhadap anak yang gamers menjadi hal yang positif dan maksimal, berikut beberapa tipsnya yang perlu orangtua lakukan.

Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya!

Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik!  

Tips Mendukung Hobi Game Anak

Dukungan utama yang perlu orangtua lakukan kepada anak yang hobi game adalah dalam bentuk moral atau berupa nasihat-nasihat. Dengan begitu, kegiatan belajar dan main game anak bisa terkontrol dan berjalan seimbang. Berikut tipsnya, yaitu:

1. Mengarahkan Hal Positif Mengenai Dunia Gamers

game Mengarahkan hal positif mengenai dunia gamers

Mungkin sebagian besar anak yang tak bisa lepas dengan game masih beranggapan kalau gamers itu hanya untuk bersenang-senang. Disinilah orangtua mengambil peran pentingnya untuk memberikan pengarahan yang terbaik terhadap anak untuk mengenai hal positif apa saja yang bisa diambil dari dunia gamers, seperti:

  • Menambah aktivitas otak
  • Melatih sportifitas anak terhadap lawan bermain
  • Mangasah kerjasama tim
  • Melatih koordinasi mata, otak dan tangan
  • Mengasah daya pikir anak
  • Memperbanyak jaringan
  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Melatih minat belajar coding untuk menciptakan game
  • Mangasah kreativitas anak untuk menciptakan konten di media sosial
  • Mengikuti perlombaan dll.

2. Hobi Gamers Memiliki Peluang Karir yang Menarik

Tak sedikit orang yang pada masa kecilnya hobi main game, tapi ketika terjun di dunia kerja orang tersebut justru sukses di industri game. Kamu juga bisa menyampaikan hal ini kepada anak bahwa di game juga ada peluang karir yang menarik, antara lain:

  • Artis dan Animator
  • Game Designer
  • Programmer
  • Audio Engineers
  • Consultant Gamers
  • Games Tester
  • Gamer Profesional
  • Youtubers
  • Community Manager
  • Media Gamers

3. Mengatur Waktu Belajar dan Game

be;ajar Mengatur waktu belajar dan main game

Jika kamu sudah memberikan pemahaman mengenai hal positif mengenai dunia games kepada anak, biasanya anak akan lebih semangat bermain game. Orangtua perlu awasi, jangan sampai anak kebablasan main game.

Kamu perlu membantu mengatur waktu anak antara belajar dan bermain game. Mungkin kamu bisa menerapkan waktu kepada anak, seperti belajar mulai dari jam 8 atau 9 pagi dan selesai jam 3 sore. Setelah belajar, boleh bermain game selama 1 atau 2 jam. Selain itu bisa juga dengan menerapkan, bermain game disaat weekend atau libur sekolah.

Jika anakmu sudah berangjak dewasa, anak akan mengerti kapan waktunya belajar dan malakoni hobinya sebagai gamers. Namun, kamu tetap harus mengawasi anak ketika berkegiatan, agar belajar tetap menjadi prioritas.

4. Diskusi dengan Anak Mengenai Wish List dari Game

Kamu juga perlu mengajak anak untuk berdiskusi mengenai game, mulai dari konsep game, strategi hingga wish list game. Wish list game ini bisa berupa, tujuan bermain game ini untuk apa, apa saja yang dibutuhkan untuk bermain game, misalnya beli diamond atau beli item dan sebagainya.

Mungkin bagi anak kamu yang bermain game untuk menjadi youtuber, wish list ini bisa kamera untuk merekam, MIC dan sebagainya.

Tips Budgeting untuk Anak yang Gamers

Setelah dukungan moral sudah diberikan, saatnyakamu mengatur budget gamers untuk anak tercinta. Berikut tipsnya:

1. Memahami Biaya Setiap Game

main game Memahami biaya setiap game

Zamannya orangtua saat masih kecil, game mungkin sangat terbatas. Zaman dulu juga, harus beli game dulu baru bisa menikmati permainannya.

Beda halnya dengan zaman sekarang, semakin canggih penemuan teknologi maka akan semakin banyak game yang hadir untuk memenuhi kebutuhan para gamers. Kini hadir games mulai dari offline dan online, kemudian ada yang gratis hingga berbayar.

Untuk itu, orangtua perlu memahami bagaimana cara menjalankan game tersebut. Umumnya, game yang hadir saat ini, seperti berikut:

  • Paid Games with Downloadable Content, Game yang menggunakan cara ini biasanya, ketika pemain sulit naik level maka cara mudahnya adalah membayar kunci kemudahan
  • Subscription Gaming, Pemain bisa menikmati permainan dengan berbayar bulanan
  • Free to Ply with Microtransactions, pemain juga bisa ngegame dengan gratis, tapi ketika ada item yang terkunci, kamu perlu membuka kunci tersebut dengan membeli diamond.

Baca Juga: Biar Tidak Bosan, 7 Game Online PC Ini Cocok Dimainkan saat Waktu Luang

2. Cek Kemampuan Finansial itu Penting

Setiap keuangan yang akan dikeluarkan, lagi-lagi orangtua harus mengecek kemampuan finansial terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan agar setiap pos pengeluaran, baik kebutuhan pokok, pendidikan anak, tagihan dan sebagainya tetap terpenuhi dengan baik.

Jangan sampai, kamu hanya mementingkan pos gamers anak tanpa memperhintungkan pos pengeluaran lain yang lebih penting.

3. Mengalokasikan 20% untuk Game Anak

budget Mengalokasikan untuk game

Setelah mengecek finansial ternyata kamu mampu untuk mendukung hobi anak, tak ada salahnya alokasikan uang tersebut untuk gamers. Ibaratnya, sama saja dengan sistem tabungan lain yang memiliki porsi maksimal 20%.

Apakah boleh kurang dari itu? Boleh saja, karena mengalokasikan dana untuk gamers ini kembali lagi dengan kemampuan finansial kamu sebagai orangtua. Yang terpenting, kamu konsisten menyisihkan penghasilanmu untuk gamers. Jadi, sewaktu-waktu anak butuh pembelian item games, peralatan konten atau lainnya, uang itu ada dan bisa digunakan.

4. Manfaatkan Promo dalam Transaksi Game

Sekarang ini banyak tempat untuk pembelian atau transaksi tem-item games, mulai dari alfamart/indomaret, berbagai e-commerce hingga dompet digital.

Biasanya, platform tersebut mengadakan promo pembelian item, bisa dalam bentuk cashback atau potongan harga. Nah, manfaatkan adanya promo ini di setiap e-commerce ketika ingin pembelian item games.

Baca Juga: Gamer Wajib Tahu! Begini Tips Beli Voucher Game Online Biar Main Makin Seru

5. Pertimbangkan Setiap Transaksi untuk Game

transaksi Pertimbangkan setiap transaksi untuk game

Meski budget untuk gamers ini sudah ada, tak ada salahnya kamu pertimbangan dengan bijak kepada anak ketika ingin transaksi untuk item games. Misalnya saja, kenapa harus membeli item tersebut, apakah item tersebut urgent atau bisa diperoleh dengan cara lain tanpa harus membeli dan sebagainya.

Jika pembelian item tidak urgent, maka tandanya kamu bisa saving kembali uang tersebut atau dipergunakan untuk kebutuhan gamers lain. Mungkin perlengkapan koten dan lainnya.

6. Kartu Kredit Bisa Jadi Solusi

Agar semua transaksi gamers seperti pembelian game atau berlangganan lainnya lebih terkontrol dengan baik, kamu bisa menggunakan kartu kredit. Namun, perlu kamu catat batasi limit kartu kredit untuk gamers agar kantong tidak jebol hanya karena gamers.

Beri Pendidikan yang Terbaik untuk Anak

Meski gamers itu hanya sebuat mainan, tapi dunia gamers juga mengandung pendidikan yang patut dipertimbangkan orangtua. Jika anak adalah gamers, dukung hobi anak ke hal yang positif dan tunjang juga dengan pendidikan yang terbaik. Selain di sekolah, kamu bisa mengambil les privat coding gamers, design animasi dan sebagainya untuk anak. Dengan begitu, hobi gamers anak bisa terarahkan dengan baik dan masa depan anak akan cerah.

Baca Juga: Mendadak Kaya dari Game Online, Ini Tipsnya

Leave your vote

789 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia. Kami bukan penulis, kami adalah baris-baris kode yang menghimpun tulisan bermutu yang berserakan di jagat maya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *