Australia Inginkan Hubungan Tenang dengan Kep. Solomon Menyusul Klaim 'Invasi' | DW | 05.05.2022

by -5 views
australia-inginkan-hubungan-tenang-dengan-kep-solomon-menyusul-klaim-'invasi'-|-dw-|-0505.2022

Perdana Menteri Solomon Manasseh Sogavare mengklaim negaranya terancam invasi”. Australia dinilai perlu berinvestasi lebih banyak dalam berdiplomasi dengan Pasifik.

Australia mengatakan negaranya akan dengan tenang menanggapi langkah Kepulauan Solomon yang menandatangani pakta keamanan dengan Cina, ujar Perdana Menteri Australia Scott Morrison. Ia juga mengabaikan respon keras pemimpin Kepulauan Solomon terhadap kritik Barat akan adanya kesepakatan itu.

Dalam pidato yang berapi-api di parlemen pada hari Selasa (03/05), Perdana Menteri Solomon Manasseh Sogavare mengatakan “kami terancam dengan invasi” tanpa menyebutkan nama negara mana pun atau memberikan bukti atas klaimnya.

Australia dan sekutu Barat khawatir pakta keamanan itu dapat menjadi pintu gerbang bagi kehadiran militer Cina di wilayah Pasifik. Mereka khawatir Beijing akan mendirikan pangkalan militer di Pasifik Selatan yang jaraknya kurang dari 2.000 kilometer dari pantai Australia.

“Kita harus tenang dan tenang saat menghadapi masalah ini,” kata Morrison kepada wartawan, Kamis (05/05). Ditanya mengapa tidak berbicara langsung dengan Sogavare sejak pakta itu ditandatangani, Morrison mengatakan: “Saya mengikuti dengan sangat hati-hati saran yang kami dapatkan dari badan intelijen keamanan kami.”

Morrison bersikeras bahwa pemerintahnya memperlakukan “keluarga” Pasifik dengan setara. Tapi Sogavare rupanya jengkel atas kritik AS dan Australia terhadap kesepakatan itu.

Sandungan jelang pemilu

Menteri Pertahanan Australia Peter Dutton mengatakan dia tidak percaya komentar itu ditujukan bagi Australia, yang memiliki pasukan pertahanan dan personel polisi di Kepulauan Solomon atas permintaan Sogavare. “Kami belum diminta untuk menarik (pasukan),” ujar Dutton.

Pakta keamanan tersebut memang menjadi masalah utama bagi Morrison dalam menghadapi pemilu. Morrison, yang akan menghadapi pemilihan federal 21 Mei mendatang, banyak dikritik atas kebijakan luar negeri pemerintahnya setelah negara kepulauan di Pasifik itu menandatangani pakta keamanan dengan Cina bulan lalu.

Partai oposisi mengkritik bahwa pakta tersebut membuat Australia “kurang aman” dan merupakan kegagalan utama diplomasi oleh pemerintahnya. Dalam debat jelang pemilu pada hari Kamis, oposisi Partai Buruh mengatakan bahwa hubungan dengan Kepulauan Solomon telah memburuk.

Australia juga dinilai perlu berinvestasi lebih banyak dalam berdiplomasi dengan Pasifik, dan bukan hanya menambah anggaran pertahanan. 

“Mereka telah gagal dalam seni tata negara,” kata juru bicara pertahanan Partai Buruh, Brendan O’Connor.

  • China Militär Kampfflugzeug J-20 Tarnkappenbomber

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Pesawat Tempur Chengdu J-20

    Chengdu J-20 adalah rival terbesar F-22 Raptor milik AS. Kedua pesawat sama-sama memiliki daya jelajah tinggi dan memiliki kemampuan terbang siluman alias tidak terdeteksi radar. Kendati baru tahap pengembangan, J-20 diyakini akan memberikan keunggulan udara buat militer Cina di Laut Cina Selatan.

  • China Militärparade in Peking 70. Jahrestag Ende 2. Weltkrieg

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Dong-Feng 26

    Berapapun banyaknya kapal induk yang dimiliki Amerika Serikat, tidak satupun berguna jika menghadapi peluru kendali yang satu ini. Dong-Feng 26 dikembangkan sebagai rudal antar benua yang melesat dengan kecepatan Mach 10. Varian sebelumnya, DF-21, bahkan oleh militer AS dijuluki sebagai “pembunuh kapal induk.” Berdaya jelajah 4000 km, DF-26 diyakini mampu menyerang pangkalan militer AS di Guam.

  • US Militär Mach 6 Hyperjet X-51A WaveRider

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Roket Hipersonik WU-14

    Sejak beberapa tahun Cina serius mengembangkan senjata hypersonic layaknya X-51A (gambar) yang dimiliki militer AS. Puncaknya adalah empat ujicoba yang dilakukan militer Cina antara 2014-2015, tiga diantaranya berlangsung sukses. Tidak banyak yang diketahui tentang WU-14 atau Dong-Feng DZ, kecuali bahwa pesawat berkecepatan 12.000km/jam itu mampu membawa hulu ledak nuklir.

  • China Flugzeugträger Liaoning

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Kapal Induk Liaoning

    Awalnya Liaoning adalah kapal induk Uni Sovyet kelas Admiral Kuznetsov yang dibeli dengan dalih akan dijadikan tempat perjudian oleh seorang pengusaha Macau. Ukraina saat itu melarang kapalnya digunakan untuk keperluan militer. Tapi alih-alih hotel judi, kapal bernama awal Warjag itu malah menjadi kapal induk pertama Cina. Berbekal pengalaman dengan Liaoning, Cina kini mengincar kapal induk kedua.

  • China Militärparade in Peking 70. Jahrestag Ende 2. Weltkrieg Bildergalerie

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Tank Tempur Utama T99A2

    Memasuki generasi ketiga, tank tempur T99 teranyar milik Cina dilengkapi dengan berbagai persenjataan dan teknologi modern seperti peluru kendali anti tank yang dipandu laser. Dikembangkan sejak 2007, T99A2 mulai diproduksi secara massal tahun 2009. Analis militer menilai T99A2 banyak meniru desain tank Perancis, Leclerc, atau M1 Abrams milik militer Amerika Serikat.

  • China Changbaishan Schiff in Russland

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Kapal Angkut Amfibi Tipe 071

    Melindungi wilayah perairan seperti Laut Cina Selatan akan mustahil tanpa keberadaan kapal angkut amfibi. Saat ini Cina memiliki tiga jenis kapal amfibi tipe 071. Ketiganya mampu mengangkut satu batalyon pasukan infanteri, 18 kendaraan lapis baja dan dilengkapi dengan ajungan pendaratan untuk helikopter atau juga hoovercraft.

  • Indien schickt Satellit ins All

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    Rudal Anti Satelit

    Januari silam Kongres AS mewanti-wanti pemerintah ihwal kemampuan Cina menghancurkan satelit militer. Sejak beberapa tahun terakhir Beijing memang diyakini sedang sibuk memodifikasi sistem peluru kendalinya seperti Dong-Neng 2 atau Dong-Feng 21 untuk membidik satelit. AS khwatir Cina akan mampu menghancurkan sistem satelit navigasi miliknya yang penting untuk mengumpulkan data intelijen.

  • Wachsende Gefahr von Hacker-Angriffen

    8 Alutsista Cina yang Ditakuti Amerika Serikat

    PLA Unit 61398

    Bermarkas di Pudong, unit militer yang satu ini menjadi sumber serangan cyber terhadap aset ekonomi dan militer AS dalam beberapa tahun terakhir. Cina meyakini kedigdayaan di dunia maya akan menentukan perang masa depan. Serangan cyber terhadap aset sipil seperti pembangkit listrik misalnya akan berakibat fatal. Unit 61398 ditengarai cuma satu dari 20 unit militer cyber yang dimiliki Cina saat ini

    Penulis: rzn/as (dari berbagai sumber)


Benturan komunikasi antarbudaya

Tanpa menyebutkan negara tertentu, Perdana Menteri Solomon Manasseh Sogavare mengatakan telah ada “peringatan intervensi militer” jika kepentingan negara lain diganggu di Kepulauan Solomon.

“Dengan kata lain, Tuan Ketua, kami diancam dengan invasi. Dan itu serius,” ujar Sogavare.

“Kita diperlakukan seperti anak TK yang berjalan-jalan dengan pistol Colt 45s di tangan, dan karena itu perlu diawasi,” tambahnya. “Kami terhina.”

Sogavare juga mengkritik Australia karena menyebut Pasifik sebagai “halaman belakang” mereka. Menurutnya ini adalah istilah yang menghina karena dalam budaya lokal, halaman belakang digunakan untuk memelihara ayam, babi, dan tempat sampah.

“Kami menyesalkan berlanjutnya demonstrasi kurangnya kepercayaan oleh pihak-pihak terkait,” kata Sogavare kepada parlemen Selasa, menambahkan “tidak ada yang perlu dikhawatirkan” dengan pakta tersebut.

Meskipun rincian pakta tersebut belum diungkapkan, Sogavare mengesampingkan adanya rencana pendirian pangkalan militerdan mengatakan kesepakatan itu mencakup kebijakan untuk melindungi proyek-proyek Cina karena kesepakatan dengan mitra tradisional Australia dinilai tidak lagi memadai.

Pada September 2019 pemerintah Sogavare memutuskan hubungan dengan Taiwan guna mendukung hubungan diplomatik dengan Cina. November lalu, protes terhadap pemerintahan Sogavare berkobar menjadi kerusuhan di ibu kota Honiara, di mana sebagian besar Chinatown kota itu dibakar.

Saat itu Australia mmenempatkan sekitar 100 polisi dan pasukan penjaga perdamaian militer sebagai tanggapan atas permintaan Kepulauan Solomon. Mereka bergabung dengan pasukan dari Selandia Baru, Fiji dan Papua Nugini.

ae/yf (Reuters, AFP)

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.