Apa Isi Pakta Perdagangan Usulan AS yang Mencakup Indonesia? | DW | 24.05.2022

by -5 views
apa-isi-pakta-perdagangan-usulan-as-yang-mencakup-indonesia?-|-dw-|-2405.2022

Amerika Serikat menjalin pakta perdagangan dengan 12 negara Asia-Pasifik, termasuk India, Australia dan negara-negara ASEAN. Aliansi yang mewakili 40 persen perekonomian dunia itu digalang untuk melawan pengaruh Cina.

Sebanyak 12 negara di Asia sepakat bergabung dalam Kerangka Kerja Ekonomi Indo-Pasifik (IPEF) yang digagas Amerika Serikat. Hal ini diumumkan Presiden Joe Biden dalam lawatannya di Jepang, Senin (23/5). Negara-negara itu adalah Australia, Indonesia, India, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Malaysia, Brunei, Filipina dan Vietnam dan Amerika Serikat.

Pakta perdagangan baru ini mencakup kerjasama dalam menjamin rantai suplai, energi terbarukan serta upaya menanggulangi tindak korupsi. Dalam pernyataan bersama, ke12 negara mengaku IPEF akan mampu membantu “mempersiapkan perekonomian kami untuk masa depan,” menyusul gangguan pada perdagangan global akibat pandemi corona dan invasi Rusia terhadap Ukraina.

Presiden Biden menjanjikan “keuntungan konkret” kepada negara anggota IPEF. Pakta ini diusulkan sejak Oktober silam oleh Gedung Putih sebagai pengganti Kemitraan Trans-Pasifik yang dibatalkan bekas Presiden Donald Trump. Dorongan diplomasi ekonomi dari Washington datang ketika perekonomian AS tumbuh lebih cepat ketimbang Cina.

  • Seorang pelanggan menggunakan lembaran uang lima euro untuk membayar di kios buah dan sayuran. picture-alliance/dpa

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Belanja Semakin Mahal di Jerman

    Konsumen di Jerman merasakan kenaikan biaya hidup. Konsekuensi dari perang di Ukraina dan sanksi terhadap Rusia mulai terasa. Pada bulan Maret, tingkat inflasi Jerman mencapai level tertinggi sejak 1981. Pemerintah Jerman ingin segera mengembargo batubara Rusia, tetapi masih memperdebatkan pelarangan impor gas dan minyak dari Rusia.

  • Mobil terjebak dalam antrean hingga ke bagian luar SPBU di Nairobi. (Foto SIMON MAINA/AFP via Getty Images)

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Antrian Mengisi Bahan Bakar di Kenya

    Antrian panjang mobil di SPBU Nairobi. Di Kenya, warga juga merasakan dampak perang di Ukraina. Bahan bakar kian mahal, dan pasokannya terbatas, belum lagi krisis pangan. Duta Besar Kenya untuk PBB Martin Kimani dalam sidang Dewan Keamanan menyatakan keprihatinannya, dan membandingkan situasi di Ukraina timur dengan perubahan yang terjadi di Afrika setelah berakhirnya era kolonial.

  • Dua tukang roti di Istanbul, dan roti-roti di latar depan. (Foto Burak Kara/Getty Images)

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Siapa Amankan Suplai Gandum ke Turki?

    Rusia adalah produsen gandum terbesar di dunia. Karena larangan ekspor dari Rusia, harga roti sekarang naik di banyak tempat, termasuk di Turki. Sanksi internasional telah mengganggu rantai pasokan. Ukraina juga merupakan salah satu dari lima pengekspor gandum terbesar di dunia, tetapi perang dengan Rusia membuat mereka tidak dapat mengirimkan barang dari pelabuhannya di Laut Hitam.

  • Seorang pekerja tengah menumpuk karung besar berisi tepung terigu di pasar Jamila, Baghdad.+++ dpa-Bildfunk +++

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Harga Gandum Melonjak di Irak

    Seorang pekerja tengah menumpuk karung-karung tepung tergu di pasar Jamila, pasar grosir terpopuler di Baghdad. Harga gandum telah meroket di Irak sejak Rusia menginvasi Ukraina, karena kedua negara tersebut menyumbang setidaknya 30% dari perdagangan gandum dunia. Irak tetap netral sejauh ini, tetapi poster-poster pro-Putin sekarang telah dilarang di negara itu.

  • Pengunjuk rasa yang menggunakan masker di jalannan di Lima, dengan gas air mata di udara. (Foto oleh ERNESTO BENAVIDES/AFP via Getty Images)

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Unjuk Rasa di Peru

    Para demonstran bentrok dengan polisi di ibukota Peru, Lima. Mereka memprotes kenaikan harga pangan, satu di antara rangkaian kenaikan harga. Krisis semakin diperburuk dengan adanya perang di Ukraina. Presiden Peru, Pedro Castillo memberlakukan jam malam dan keadaan darurat untuk sementara. Tapi jika peraturan tersebut dicabut, protes akan terus berlanjut.

  • Para pengunjuk rasa yang memprotes kenaikan harga pangan di Sri Lanka, 15 Maret 2022. (Credit Image: © Pradeep Dambarage/ZUMA Press Wire

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Keadaan Darurat di Sri Lanka

    Di Sri Lanka, warga turun ke jalan untuk mengekspresikan kemarahan mereka. Beberapa hari lalu, ada yang mencoba menyerbu kediaman pribadi Presiden Gotabaya Rajapaksa. Memuncaknya protes terhadap kenaikan biaya hidup, kekurangan bahan bakar, dan pemadaman listrik, mendorong presiden mengumumkan keadaan darurat nasional, sekaligus meminta bantuan pengadaan sumber daya dari India dan Cina.

  • Seorang pengunjuk rasa di Glasgow memegang plakat bertuliskan Tidak seorang pun harus memilih antara pemanasan & makan. (Jeff J Mitchell/Getty Images)

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Warga Skotlandia Sudah Muak!

    Warga di Skotlandia juga memprotes kenaikan harga makanan dan energi. Di seluruh Inggris, serikat pekerja telah mengorganisir demonstrasi untuk memprotes kenaikan biaya hidup. Brexit telah mengakibatkan kenaikan harga di banyak area kehidupan, dan perang di Ukraina makin memperburuk keadaan.

  • Tiga porsi ikan dan kentang goreng yang tersusun rapi di atas koran, secara berdampingan. (Foto oleh ADRIAN DENNIS/AFP via Getty Images)

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Harga Ikan Goreng di Inggris Melonjak

    Warga Inggris punya alasan untuk khawatir terkait hidangan nasional tercinta mereka “fish and chips”. Sekitar 380 juta porsi goreng ikan dan kentang dikonsumsi di Inggris setiap tahun. Tetapi sanksi keras saat ini, berarti harga ikan putih dari Rusia, minyak goreng dan energi, semuanya melonjak naik. Pada Februari 2022, tingkat inflasi Inggris mencapai 6,2%.

  • Tangan yang sedang mengemas tepung di Nigeria. (PIUS UTOMI EKPEI/AFP via Getty Images)

    Bagaimana Perang Putin Mempengaruhi Ekonomi Dunia

    Peluang Ekonomi bagi Nigeria?

    Seorang pedagang di Ibafo, Nigeria, tengah mengemas tepung untuk dijual kembali. Nigeria telah lama ingin mengurangi ketergantungannya pada makanan impor, dan membuat ekonominya lebih tangguh lagi. Orang terkaya di Nigeria Aliko Dangot, baru-baru ini membuka pabrik pupuk terbesar di negara itu, dan berharap memiliki banyak pembeli. Apakah itu sebuah peluang? (kp/as)


Sepanjang 2022, AS mencatatkan pertumbuhan sebesar 2,8 persen, sementara Cina berkisar di 2 persen. Beijing, yang terpaksa memadamkan pusat industri di Shenzen demi meredam pandemi, juga disulitkan oleh krisis properti yang memperlambat pertumbuhan. Hal ini memupus anggapan bahwa Cina akan cepat menggeser AS sebagai adidaya ekonomi dunia.

“Fakta bahwa AS tumbuh lebih cepat ketimbang Cina tahun ini, yang pertama sejak 1976, adalah contoh mencolok dan selayaknya menjadi acuan bagi negara-negara di kawasan dalam menjawab tren ekonomi,” kata penasehat ekonomi Gedung Putih, Jake Sullivan.

Keuntungan dipertanyakan

Namun begitu, kerangka kerja sama ekonomi bentukan AS dikritik lantaran dinilai setengah hati. IPEF misalnya tidak menawarkan insentif bagi anggota melalui pengurangan tarif impor atau mendapat akses yang lebih mudah menuju pasar domestik AS.

Keterbatasan ini mengurangi daya tarik IPEF, terutama dibandingkan Trans-Pasifik Partnership (TPP) yang masih berjalan tanpa keterlibatan AS. Cina yang sudah membuat pakta perdagangan lain, RCEP, sudah mengumumkan niat bergabung dengan TPP.

  • Pantai di Canary Islands, Spanyol

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Kerugian terbesar sepanjang sejarah

    Pandemi virus corona menyebabkan sektor pariwisata menderita kerugian sekitar 460 miliar dolar dari Januari hingga Juni 2020, kata Organisasi Pariwisata Dunia di Madrid. Angka ini 5 kali lebih tinggi daripada kemunduran selama krisis keuangan dan ekonomi global tahun 2009.

  • Pantai wisata di Mallorca, Spanyol

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Industri pariwisata minta pembukaan lebih awal

    Norbert Fiebig, presiden Asosiasi Perjalanan Jerman DRV), mengatakan ini adalah “saatnya untuk pendekatan terkoordinasi guna memulihkan perjalanan yang aman.” Dia berharap pada kartu vaksinasi dan tes cepat corona – strategi yang juga dipromosikan para politisi. Uni Eropa 25 Februari lalu memutuskan untuk memperkenalkan kartu vaksinasi standar bagi pelancong pada musim panas 2021.

  • Pro-kontra soal kartu vaksinasi di Eropa

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Pro-kontra soal kartu vaksinasi di Eropa

    Apakah orang yang sudah divaksinasi akan mendapat kelonggaran melakukan perjalanan, masih jadi debat kontroversial di Eropa. Jerman termasuk negara yang kurang setuju, sedangkan Estonia, Polandia dan Islandia sudah mengizinkan masuk pelancong yang punya sertifikat vaksinasi.

  • Bandara Berlin Brandenburg, Jerman

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Pariwisata anjlok di seluruh dunia

    Menurut survei terbaru organisasi pariwisata PBB UNWTO, sektor ini secara global mengalami penurunan sampai 74%, dengan lebih 100 juta pekerjaan terkait dengannya. Tahun 2021 juga diprediksi masih tetap akan menghadapi hambatan pembatasan perjalanan. Tren yang muncul adalah liburan di rumah, liburan berbasis alam, dan lebih banyak minat pada perjalanan ramah lingkungan.

  • Tahun Baru Imlek biasanya adalah masa ratusan juta warga Cina melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya.

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Beijing batalkan penerbangan dan perjalanan kereta api selama Imlek 2021

    Tahun Baru Imlek biasanya adalah masa ratusan juta warga Cina melakukan perjalanan mudik ke kampung halamannya. Tapi tahun ini, pemerintah Cina menghentikan layanan penerbangan dan kereta api menjelang 12 Februari, terutama untuk Beijing. Warga Cina diminta menahan diri dan tidak bepergian untuk mencegah peningkatan infeksi yang bisa menyebabkan “lockdown besar-besaran”.

  • Bandara Internasional Ben Gurion di Tel Aviv, Israel

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Israel tangguhkan penerbangan internasional

    Israel akhir Januari menangguhkan sebagian besar penerbangan internasional selama hampir seminggu. Langkah itu dimaksudkan untuk mencegah virus mutasi masuk ke negara itu. Sampai 40 persen kasus baru di Israel disebabkan oleh mutasi COVID-19 dari Inggris, B117.

  • Pantai Mirissa di Sri Lanka selatan

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Wisatawan kembali diizinkan masuk ke Sri Lanka – dengan persyaratan

    Sepuluh bulan setelah perbatasan ditutup, wisatawan internasional akhirnya diizinkan kembali ke Sri Lanka. Mulai 21 Januari, turis diizinkan masuk dengan mematuhi peraturan keamanan yang ketat, menunjukkan tes PCR negatif, dan tinggal di hotel karantina selama 14 hari.

  • Pantai Te Pukatea Bay di Selandia Baru

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Australians dan Selandia Baru membentuk “travel bubble”

    Warga Australia kembali diizinkan berlibur ke Selandia Baru awal 2021 dengan sistem “gelembung perjalanan”. Setelah berbulan-bulan penutupan perbatasan, Selandia Baru mengizinkan lagi wisatawan dari Australia datang tanpa persyaratan harus dikarantina. Warga Selandia Baru sudah diizinkan berkunjung ke Australia tanpa karantina sejak Oktober 2020.

  • Kapal Pesiar Aida di pelabuhan Hamburg

    Pariwisata Global Masih Berjuang Hadapi Pandemi Corona

    Setelah jeda 8 bulan, kapal pesiar Aida melaut lagi

    Awal Desember tahun lalu, kapal pesiar Aida pertama kali melaut lagi menuju Canary Islands di Spanyol. Kapal yang dirancang untuk 3300 penumpang itu hanya akan membawa 50 persen penumpang. Semua penumpang harus menunjukkan sertifikat tes corona negatif, tidak lebih dari 72 jam. Di atas kapal, ada protokol kesehatam yang ketat bagi wisatawan dan pegawai. (hp/vlz)

    Penulis: Andreas Kirchhoff, Susan Bonney-Cox


“Saya kira kebanyakan negara mitra akan melihat pada daftar itu, lalu bertanya, apakah kami akan mendapatkan keuntungan konkret dengan berpartisipasi di dalam kerangka kerja ini?.” kata Matthew Goodman, bekas direktur ekonomi di Dewan Keamanan Nasional pada era bekas Presiden Barack Obama.

Juru bicara Gedung Putih, Jake Sullivan, juga memastikan pihaknya menolak permohonan Taiwan untuk ikut bergabung dengan IPEF. Menurutnya, paritisipasi negara yang diklaim oleh Cina itu akan ditafsirkan sebagai langkah provokatif. Dia sebaliknya mengatakan Presiden Biden akan memperdalam kerjasama ekonomi dengan Taiwan, terutama dalam sektor teknologi dan semikonduktor.

Awal Mei lalu, Biden mengumpulkan kepala negara dari sembilan negara ASEAN untuk bertemu di Washington D.C. Di sana, dia mengumumkan paket investasi senilai USD 150 juta di sektor energi terbarukan dan infrastruktur di negara-negara Asia Tenggara. Dalam kesempatan yang sama, delegasi ASEAN diberi kesempatan bertemu dengan pengusaha AS untuk menawarkan peluang investasi.

rzn/as (ap,afp)

Leave a Reply

Your email address will not be published.