Amankah Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa?

by -3 views
amankah-vaksinasi-covid-19-saat-berpuasa?

Program vaksinasi virus corona akan tetap berjalan, meskipun sebentar lagi sudah memasuki bulan puasa. Hal tersebut dilakukan agar segera terbentuk kekebalan komunitas secara bersama-sama untuk mengakhiri pandemi.

Namun, banyak pertanyaan di benak masyarakat mengenai vaksinasi corona saat puasa. Salah satunya, apakah berpuasa saat divaksinasi COVID-19 aman? Untuk mengetahui jawabannya langsung saja simak penjelasan dari dokter berikut.

Vaksin COVID-19 Saat Puasa, Amankah?

Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa dengan Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi COVID-19 pada Saat Berpuasa. Dalam fatwa itu ditegaskan bahwa vaksinasi COVID-19 tidaklah membatalkan puasa.  

Hal ini karena pemberian vaksin dilakukan secara intramuskular atau injeksi ke dalam otot dan tidak melalui lubang tertentu. Orang yang berpuasa tidak diperbolehkan memasukkan makanan, air, atau obat melalui saluran yang terbuka seperti mulut, hidung, atau melalui infus.

Selain itu, vaksinasi juga bukan jenis makanan atau minuman yang dapat memuaskan rasa lapar atau memberi nutrisi. Tindakan tersebut dipandang tidak membatalkan puasa.

Senada dengan fatwa yang ada, dr. Arina Heidyana menyatakan bahwa menerima vaksin saat sedang berpuasa tidak akan membatalkan puasa.

Artikel lainnya: Bolehkah ODP, OTG, dan PDP Virus Corona Berpuasa Ramadan?

“Menerima vaksin COVID-19 saat puasa itu aman dan tidak akan membatalkan puasa,” dia menegaskan.

Di sisi lain, pemerintah pun sebisa mungkin mengusahakan agar waktu vaksinasi tidak mengganggu ibadah puasa. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Minggu (4/4).

Menurutnya, selain dilaksanakan pagi hari sampai sore, vaksinasi saat bulan puasa dapat dilakukan malam hari. Yang terpenting, vaksinasi tidak sampai mengganggu ibadah puasa Ramadan. 

Apakah Kondisi Tubuh yang Berpuasa Pengaruhi Kerja Vaksin COVID-19?

Menurut laporan Gulf News, dokter di UEA (The United Arab Emirates) telah menyebutkan bahwa tubuh memiliki respons imun yang sangat baik terhadap vaksin saat berpuasa. Efek samping tambahan pasca-vaksinasi juga minim. 

Bahkan, menurut dr. Palat Menon, selaku kepala laboratorium RS Universitas Fakeeh, Dubai, secara umum efek vaksin lebih mujarab diberikan saat seseorang sedang berpuasa.

Dia menjelaskan, saat berpuasa selama 12 jam, baik karena alasan keagamaan ataupun medis, makrofag di dalam sistem kekebalan tubuh bekerja lebih cepat dalam membersihkan sisa-sisa atau sel yang sakit/mati. Makrofag juga bekerja lebih baik dalam membuang racun dalam tubuh.

Artikel lainnya: Menolak Vaksinasi Corona, Ini Alasan Psikologisnya

Proses itu disebut dengan autophagy. Selama periode tersebut, sistem imun jadi sangat sensitif dan bekerja efektif. Oleh karena itu, kinerja vaksin tidak akan berkurang bila disuntikkan pada orang yang sedang berpuasa.

Pointers agar Tubuh Kuat Hadapi Efek Vaksin COVID-19 Saat Puasa

Dijelaskan oleh dr. Arina, menerima vaksin COVID-19 saat puasa boleh dilakukan kapan saja, baik itu pagi, siang, atau sore hari. Namun, jika Anda khawatir tentang efek samping vaksin, seperti lemas, pegal, sakit kepala, atau demam, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Beberapa ahli medis menyarankan Anda untuk divaksinasi beberapa jam sebelum atau setelah waktu berbuka. Setelah divaksinasi dan berbuka puasa, Anda bisa lebih leluasa untuk memulihkan energi atau beristirahat.

Selain itu, jika Anda akan menerima vaksin, utamakan konsumsi makanan sehat dan bergizi saat makan sahur dan berbuka puasa.

“Konsumsi makanan yang bergizi agar sistem imun juga tetap terjaga. Lalu harus cukupi kebutuhan cairan juga. Istirahat yang cukup juga perlu agar tubuh tetap bugar,” ucap dr. Arina.

Jika setelah vaksin Anda merasakan efek samping seperti bengkak di lengan, dr. Arina menyarankan untuk mengompresnya dengan air dingin. Jika Anda mengalami demam, konsumsi obat penurun panas saat berbuka puasa. 

Jangan lupa, untuk tetap lakukan protokol kesehatan dengan disiplin. Hindari bertemu dengan banyak orang terlebih dahulu, selalu menjaga jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun.

Jika Anda masih punya pertanyaan lain mengenai puasa saat vaksin COVID, konsultasikan dengan dokter melalui layanan Are living Chat di aplikasi Klikdokter.

[HNS/JKT]

Silakan Klik “Tanya Dokter” Untuk Mengajukan Pertanyaan Anda

Tanya Dokter

  • Tri Yuniwati Lestari

    Creator

    Tri Yuniwati Lestari

  • Jennar Kiansantang
  • Hotnida Novita Sary

    Editor

    Hotnida Novita Sary

Leave your vote

368 Points
Upvote Downvote

#SuaraNetizenIndonesia Rss Feed

Gravatar Image
Akun Otomatis dari #RSS feed News Aggregator Situs dan Blog Populer di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *