in ,

7 Tempat Nongkrong di Jogja Malam Hari dengan Alam Romantis

Rekomendasi tempat nongkrong di Jogja malam hari dengan panorama alam romantis, sangat cocok menjadi lokasi berkumpul bersama menghabiskan sisa malam.

Pesona Kota Jogja tidak hanya terletak pada wisata alam maupun budaya, namun juga wisata malam yang hangat dan romantis. Hampir di setiap sudut Kota Jogja terdapat satu titik yang biasanya digunakan oleh muda-mudi menghabiskan malam untuk bercengkrama bersama kawan atau kekasih. Semakin istimewa karena dikelilingi suasana alam yang indah dengan taburan bintang-gemintang di langit.

Berikut ini disajikan rekomendasi tempat nongkrong di Jogja malam hari dengan panorama alam romantis, sangat cocok menjadi lokasi berkumpul bersama kawan atau kekasih menghabiskan sisa malam.

1. Heha Sky View

(twitter/penjahatgunung)

Heha Sky View merupakan cafe semi-outdoor yang berlokasi di Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Tempat ini baru melakukan soft launching pada 18 September 2019 lalu. Pada awal pembukaannya, Heha Sky View sempat viral di media sosial dan langsung ramai diserbu oleh pengunjung dari berbagai daerah. Cafe ini mulai beroperasi setiap Senin-Sabtu pukul 14.00-21.00 WIB dan Minggu pukul 10.00-21.00 WIB.

2. Bukit Bintang

(twitter/penjahatgunung)

Bukit Bintang berada di tepi Pegunungan Seribu, Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Tempat ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana malam Kota Jogja dari atas ketinggian. Taburan bintang-bintang malam dapat terlihat terang di tempat ini seolah sedang di angkasa luar. Pengunjung dapat menikmati pemandangan alam luar biasa ini sembari menyantap ragam kuliner khas Jogja. Buka setiap hari selama 24 jam.

3. Spot Riyadi

(travel.kompas.com)

Spot Riyadi merupakan kedai kopi milik Pak Riyadi yang berada di daerah perbukitan Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Tempat ini menjadi lokasi favorit bagi muda-mudai atau fotografer profesional untuk menikmati langit senja dan malam di Jogja. Dari Spot Riyadi ini juga dapat terlihat jelas pemandangan Candi Prambanan yang indah. Kedai kopi sederhana ini buka setiap hari mulai pukul 05.00-23.00 WIB.

4. Tebing Breksi

(twitter/penjahatgunung)

Tebing Breksi merupakan lokasi wisata yang berada di Kabupaten Sleman, sebelah selatan Candi Prambanan dan tidak jauh dari Candi Ijo dan Candi Ratu Boko. Tidak hanya wisata alam, Tebing Breksi ini juga sering menjadi tempat nongkrong muda-mudi di Jogja. Jika kamu ingin nongkrong di Tebing Breksi, sangat disarankan saat malam hari saja karean di siang hari cukup panas terik dan debunya mengepul tebal.

5. Watu Amben

(alodiatour.com)

Watu Amben merupakan kawasan wisata alam yang masih satu lokasi dengan Bukit Bintang di Kabupaten Gunungkidul, D.I. Yogyakarta. Di tempat ini pengunjung dapat menikmati suasana alam Jogja malam hari yang romantis. Banyak pilihan warung kopi di tempat ini, selain itu juga sepi dan tenang tanpa gangguan suara berisik kendaraan bermotot yang lewat. Watu Amben buka setiap hari selama 24 jam, tiket masuk gratis.

6. Tlogo Putri

(twitter/penjahatgunung)

Tlogo Putri terletak di lereng Gunung Merapi di Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Lokasinya yang berada di lereng gunung membuat keindahan pemandangan alam di Tlogo Putri benar-benar luar biasa mengagumkan. Tempat ini merupakan ujung utara dari Jalan Kaliurang. Kamu bisa bersantai menikmati malam sembari menyesap pahitnya kopi di kedai milik Mbah Ganis, dan jangan lewatkan nikmatnya satai kelinci.

7. Kopi Merapi

(genpi.id)

Masih di Kabupaten Sleman, ada Kopi Merapi yang berada di jalur lava tour Gunung Merapi. Dibangun dengan material batu, Kopi Merapi mengusung konspe serba terbuka. Desainnya memang sengaja dibuat seolah menyatu dengan alam. Pengunjung dapat menyeduh hangatnya kopi sambil menikmati panorama alam indah Kota Jogja. Saat malah hari, kerlap-kerlip bintang akan menjadi atap alam. Buka setiap hari pukul 08.00-02.00 WIB.

POPULER MINGGU INI

REKOMENDASI

What do you think?

789 points
Upvote Downvote

Written by buzz your story

graha-sucofindo

Graha Sucofindo

sejarah-kerajaan-pajajaran-dan-asal-usul-urang-sunda-di-jawa-barat

Sejarah Kerajaan Pajajaran dan Asal-Usul Urang Sunda di Jawa Barat