5 Macam Psikotes Gambar yang Sering Dipakai saat Rekrutmen

by -24 views
5-macam-psikotes-gambar-yang-sering-dipakai-saat-rekrutmen

Salah satu proses rekrutmen yang akan kamu hadapi adalah psikotes. Saat psikotes, kamu akan dihadapkan oleh berbagai jenis tes, mulai dari tes angka hingga tes gambar.

Tes ini dilakukan agar rekruter mengetahui pola perilaku, pola pikir, serta karakteristik atau sifatmu sebagai pelamar kerja. Nantinya, tes ini akan menjadi salah satu pertimbangan mereka untuk menerima atau menolak lamaran kerjamu.

Salah satu tes yang digunakan adalah tes gambar. Dalam proses rekrutmen, rekrutmen akan menggunakan salah satu dari lima jenis tes psikologi gambar atau lebih.

Apa saja tes gambar yang sering digunakan? Yuk, cari tahu selengkapnya di artikel ini!

1. Draw-a-person test (DAP)

tes psikotes gambar dap

© Researchgate.net

Jenis psikotes gambar pertama yang banyak digunakan dalam rekrutmen adalah tes draw-a-person (DAP).

Tes ini akan memintamu untuk menggambar seseorang (a person) pada selembar kertas yang sudah disediakan.

Tes psikologi gambar ini menurut ResearchGate dikembangkan oleh psikolog berkebangsaan Amerika Serikat Karen Machover pada tahun 1948.

Awalnya, tes ini digunakan sebagai tes tambahan untuk tes inteligensi Standford-Binet, terutama untuk penyandang disabilitas buta huruf.

Namun, para ahli psikologi segera menyadari kegunaan tes gambar ini dalam berbagai aspek. Mulai dari melihat gambaran inteligensi, kepribadian, hingga kecenderungan stres seseorang.

Saat ini, tes DAP digunakan untuk berbagai macam kebutuhan seperti proses rekrutmen dan proses diagnosa psikologi klinis.

2. Tree-drawing test (tes Baum)

tes baum

© Researchgate.net

Selain tes DAP, umumnya rekruter juga akan memintamu untuk mengerjakan psikotes tree-drawing atau tes gambar pohon. 

Seperti tes DAP, kamu akan diminta untuk menggambar sebuah pohon pada selembar kertas yang telah disediakan. Tidak hanya itu, terkadang psikolog juga akan memintamu untuk menuliskan esai singkat mengenai pohon yang kamu gambar.

Tes psikologi yang dikenal juga dengan tes Baum ini dikembangkan oleh konselor bimbingan kejuruan Swiss Charles Koch pada tahun 1952.

Menurut National Library of Medicine, tes Baum digunakan untuk menilai kepribadian seseorang. Hasil penilaian kepribadian inilah yang nantinya digunakan sebagai pertimbangan rekruter.

3. Tes House-Tree-Person (HTP)

tes psikotes gambar htp

© Semanticscholar.org

Tes House-Tree-Person atau HTP adalah psikotes gambar lainnya yang sering digunakan dalam proses rekrutmen. Dalam tes ini, kamu akan diminta untuk menggambar rumah, pohon, dan orang.

Dilansir dari Encyclopedia, tes HTP dikembangkan pertama kali oleh psikolog asal Amerika Serikat John Buck pada tahun 1948. 

Sebelumnya, tes yang membutuhkan gambar sosok manusia sudah digunakan sebagai tes kepribadian proyektif.

Namun, Buck percaya bahwa gambar rumah dan pohon juga dapat memberikan informasi yang relevan tentang fungsi kepribadian seseorang.

Pada tahun 1969, Buck bekerja sama dengan psikolog Emanuel Hammer merevisi tes ini menjadi versi yang sampai saat ini banyak digunakan.

4. Tes Wartegg

Psikotes gambar lainnya yang akan sering kamu jumpai saat proses rekrutmen adalah tes Wartegg.

Menurut Gestalt Theory, tes ini diperkenalkan pertama kali oleh oleh psikolog Austria-Jerman bernama Ehrig Wartegg antara tahun 1920-an hingga tahun 1930-an.

Berbeda dengan tes-tes gambar sebelumnya, pada tes Wartegg kamu akan diberikan selembar kertas yang berisikan delapan kotak dengan gambarnya masing-masing seperti berikut.

apa itu wartegg test

© Aspghandwriting.org

Kemudian, kamu akan diminta untuk melengkapi gambar tersebut tanpa menorehkan apa pun di luar kotak.

Hasil tes ini nantinya akan digunakan untuk menilai beberapa aspek psikologi seperti intelegensi, kepribadian, produktivitas, hingga persepsi.

5. Tes logika gambar deret

© Assessmentday.co.uk

Jenis psikotes gambar terakhir yang akan kamu temui saat rekrutmen adalah tes logika gambar deret. Tes ini dikenal juga dengan nama diagrammatic reasoning test atau tes logika abstrak.

Tes ini merupakan bagian dari tes aptitude yang digunakan rekruter untuk mengukur potensi kerja kandidat. Lebih leanjut, tes ini menurut Assesment Day menilai:

  • kemampuan analitis
  • kemampuan mengambil keputusan
  • penalaran logis dan abstrak
  • kemampuan berpikir kritis
  • kemampuan memecahkan masalah

Umumnya, tes ini dilakukan bersamaan dengan jenis-jenis tes aptitude lainnya seperti tes penalaran numerik, verbal, spasial, dan sebagainya.

Nah, itu dia beberapa jenis psikotes gambar yang kemungkinan besar akan kamu temukan saat rekrutmen.

Selain psikotes gambar, masih ada berbagai tes lainnya yang akan kamu lalui saat rekrutmen, lho.

Namun jangan khawatir, Glints telah merangkum berbagai informasi seputar tes karier ini di blog Glints.

Yuk, baca informasinya di sini untuk mempersiapkan dirimu mengikuti tes karier!

More

Leave a Reply

Your email address will not be published.