in

HEBATHEBAT

4 Sekolah dengan SPP Bikin Jantungan

KBARWARGA.COM, Jakarta | Abaikan soal #SchoolFromHome. Mari kita bicara topik menarik soal biaya SPP sekolah. Dari dulu yang namanya sekolah itu memang butuh biaya yang tidak sedikit. Baik dari alat tulis, bangunan dan SPP, jadi tanggungan wajib orang tua. Tapi mungkin karena rasa sayang dan ingin anaknya maju, seberapa banyak pun biaya bakal dicarikan juga.

Soal biaya, makin ke sini semakin mahal saja. Wajar sih mengingat sekolah makin berbenah tiap waktu. Tapi, beberapa sekolah memang memiliki biaya yang super mahal. Seperti beberapa institusi berikut yang SPP-nya benar-benar super dan bikin nangis orangtua dalam arti yang sebenarnya. Berikut ulasan lengkapnya.

#1 The New Zealand Independent School, SPP seharga mobil

Sekolah yang satu ini sangat luar biasa mahalnya. Sekolah ini menggunakan kurikulum Cambride dalam melakukan pengajarannya. Jika ingin masuk di sekolah ini, dalam satu tahun harus mengeluarkan biaya sekitar Rp. 174 juta, itu masih belum di biaya-biaya tambahan sebesar Rp. 50 jutaan. Untuk kelas sekolah dasar, harga ini terbilang sangat fantastis. SPP pertahunnya sudah mengalahkan biaya sekolah tahunan anak kuliah. Wajar saja kalau sekolah yang satu ini dinobatkan sebagai sekolah paling mahal di Indonesia.

Kunjungi websitenya via | https://www.nzsjakarta.com

#2 SMA Pelita Harapan Lippo Cikarang, tidak kalah mahalnya

Kalau yang ini adalah sekolah paling mahal untuk jenjang menegah atas. Sekolah bertaraf Internasional ini menggunakan sebuah kurikulum bernama Baccalaureate. Karena tidak mengikuti kurikulum yang ada di Indonesia, jadi tidak siswa dari sekolah ini tidak wajib mengikuti ujian sendiri. Sekolah merupakan cabang dari sekolah Internasional di Swiss. Sistemnya juga menggunakan kredit sama seperti anak kuliah. Jika ingin mendaftar di sekolah ini maka harus menyediakan kurang lebih $ 9.000  atau setara Rp 80 juta hanya untuk membayar SPP tahunan dari sekolah. Biaya mahal tersebut tidak termasuk dalam beban tambahan seperti membeli buku dan lain sebagainya. Uniknya Lebih dari 30% o anak yang sekolah di sini, semua berasal dari Korea.

Kunjungi website via | https://sph.edu/

#3 SMA Dwiwarna Bogor, SPP bisa buat DP Tanah

Seperti halnya sekolah mahal yang lain, jika ingin sekolah di SMA Dwiwarna harus mempersiapkan banyak uang. Biaya  sekolah ini dalam satu tahunnya adalah Rp 60 juta belum lagi SPP Rp 6,5 Juta yang harus dibayar tiap bulan. Sistem sekolah ini juga menggunakan kurikulum dari Cambride jadi memiliki standar yang diakui oleh seluruh dunia. Di sekolah ini juga telah disediakan asrama sendiri bagai para murid, kolam renang serta berbagai  macam sarana lainnya. Anak juga bisa mengembangkan bakat dengan mengikuti banyak ekstrakulikuler yang disediakan.

Kunjungi websitenya via | http://smadwiwarna.sch.id

#4 Global Jaya Internasional School, biaya seharga motor

Sekolah ini sangat memperhatikan kualitas dari siswanya, pasalnya untuk satu kelas yang umumnya diisi oleh 40 anak, disini hanya diisi dengan 24 anak. Untuk masuk ke sekolah ini dibutuhkan biaya yang sangat banyak. Untuk membayar biaya masuk saja, harus mengeluarkan Rp. 15 juta belum SPP tiap bulannya Rp. 5 juta. Semua pengajar di sini memiliki standar Internasional jadi akan banyak ditemui orang-orang asing dari Inggris, Amerika dan Australia di sekolah ini.

Sekolah di atas bisa dibilang memiliki biaya yang sangat fantastis. Namun pastinya pihak sekolah akan memperhatikan kualitas dari para siswanya. Terserah orang tua jika ingin menyekolahkan anak ke sekolah biasa saja atau yang di atas. Jika memang ingin menyekolahkan ke sekolah elite itu, jangan pernah lupa untuk mempersiapkan uang yang tidak sedikit.

Kunjungi websitenya via | http://www.globaljaya.com/index.php/en/

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Written by buzz your story

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

“New Normal” di Pesantren, Siapkah?

Ini 4 Moment Lebaran yang Hilang (Open list) (4 submissions)