4 Amalan di Malam Nuzulul Quran untuk Mendekatkan Diri Kepada Allah SWT

by -4 views
4-amalan-di-malam-nuzulul-quran-untuk-mendekatkan-diri-kepada-allah-swt

Bulan Ramadan adalah bulan yang dinantikan. Di bulan ini, Allah SWT menjanjikan begitu banyak rahmat dan kemuliaan bagi umat-Nya. Salah satu keistimewaan bulan ramadan adalah turunnya Al-Quran di malam ke-17 yang disebut peristiwa Nuzulul Quran. Berikut kisah turunnya kitab Al-Quran dan amalan di malam Nuzulul Quran, beserta amalan di malam Nuzulul Quran yang bisa Anda lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Mengenal Nuzulul Quran, Kisah dan Sejarah Turunnya Kitab Al-Quran 

Sumber: iStockphoto

Kitab suci Al-Quran diturunkan pertama kali di bulan ramadhan. Peristiwa ini dikenal dengan sebutan Nuzulul Quran dan diperingati setiap tanggal 17 Ramadhan. Di tanggal ini, ayat pertama dalam kitab Al-Quran, yakni surat Al-Alaq ayat 1-5 diturunkan melalui perantara malaikat Jibril. Berikut bunyinya:

اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَۚ – ١

“Iqra` bismi rabbikallażī khalaq”

Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan,”

خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍۚ – ٢

“Khalaqal-insāna min ‘alaq”

Artinya: “Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.”

اِقْرَأْ وَرَبُّكَ الْاَكْرَمُۙ – ٣

“Iqra` wa rabbukal-akram”

Artinya: “Bacalah, dan Tuhan-mu lah Yang Maha Mulia,”

الَّذِيْ عَلَّمَ بِالْقَلَمِۙ – ٤

“Allażī ‘allama bil-qalam”

Artinya: “Yang mengajar (manusia) dengan pena.”

عَلَّمَ الْاِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْۗ – ٥

“‘Allamal-insāna mā lam ya’lam”

Artinya: “Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.”

Surat tersebut diturunkan untuk pertama kalinya ke muka bumi ketika Nabi Muhammad SAW sedang bertafakur di goa Hira, Jabal Nur, yang berjarak sekitar 6 kilometer dari Kota Mekkah.

Beberapa ulama menyatakan, Rasulullah SAW menerima wahyu pada tanggal 17 Ramadhan 12 SH atau tepatnya pada 6 Agustus 610 Masehi ketika berusia 40 tahun. 

Tingkatkan Kebaikan dengan 12 Amalan Saat Puasa Ramadhan Ini!
Perbedaan Nuzulul Quran dengan Lailatul Qadar

Sumber: iStockphoto

Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar adalah dua peristiwa penting yang terjadi di bulan ramadhan. Meski sama-sama mengisahkan turunnya kitab suci Al-Quran, namun keduanya merupakan peristiwa yang berbeda. 

Lailatul Qadar adalah turunnya Al-Quran dari Lauhul Mahfudz ke Baitul Izzah atau langit dunia. Sementara, Nuzulul Quran adalah turunnya Al-Quran untuk pertama kalinya kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat Jibril. 

Berbagai sumber mengatakan, Nabi Muhammad SAW menerima wahyu dari malaikat Jibril dalam dua keadaan. Pertama, terdengar seperti suara lonceng berbunyi keras. Kedua, Jibril datang kepada Nabi Muhammad dalam keadaan menyerupai seorang laki-laki.

Ia menerima wahyu hingga sekujur tubuhnya menggigil. Setelah itu Rasulullah SAW kembali ke rumah dan meminta istrinya, Khadijah, untuk menyelimutinya.

Sementara itu, Al-Quran sendiri diturunkan secara berangsur-angsur atau disebut munajjaman. Tujuannya agar mudah dihafal dan dipahami oleh umat muslim. Hal ini seperti tertera dalam surat Al-Isra ayat 106, yang artinya:

“Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.” (QS. Al-Isra Ayat 106)

Leave a Reply

Your email address will not be published.